Jokowi: “Saya Minta Maaf, Pak Mahfud,”

Presiden Joko Widodo meminta maaf kepada Mahfud Md terkait sosok calon wakil Presiden yang ia dipilih.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, kepada Najwa Shihab saat diundang dalam program acara Catatan Najwa.

Pada video yang ditayangkan di YouTube, Rabu (15/8/2018), Luhut pun membongkar percakapan yang terjadi antara Jokowi dengan mahfud md pascadeklarasi capres dan cawapres.

Bermula dari pertanyaan Najwa terkait perasaan yang dialami oleh Mahfud yang sudah siap sedia untuk menjadi cawapres namun justru gagal ditunjuk.

“Berarti dalam politik tidak boleh berharap?” tanya Najwa kepada Luhut.

“Jangan berharap nanti bisa sakit hati sendiri,” jawab Luhut.

“Pak Mahfud kira-kira sakit hati enggak ya, pak?” tanya Najwa lagi.

Loading...

Luhut pun kemudian justru melontarkan pujian untuk Mahfud.

“Pak Mahfud itu orang baik, saya mesti bilang he’s a very good man,” puji Luhut.

Luhut menceritakan Jokowi kagum dengan sikap yang ditunjukkan oleh Mahfud yang gagal menjadi cawapres.

Jokowi juga secara langsung menyampaikan permintaan maafnya saat memanggil Mahfud dalam sebuah pertemuan.

“Pak Mahfud itu, saya enggak kira juga sampai begitu,” kata Luhut menirukan ucapan Jokowi.

“Bapak enggak usah khawatir, saya enggak apa-apa. Saya tahu bapak sulit membuat keputusan tapi saya kira keputusan bapak adalah keputusan yang terbaik,” lanjut Luhut menirukan ucapan mahfud md kepada Jokowi.

Luhut pun kemudian menirukan permintaan maaf Jokowi kepada Mahfud.

“Saya minta maaf, Pak Mahfud,” kata Jokowi kepada Mahfud yang diceritakan oleh Luhut.

Loading...