Inilah Manfaat Tanaman Pacar Air, Mulai Dari Membersihkan Kutil Hingga Obati Sakit Pinggang

Kamantigue atau yang lebih dikenal sebagai pacar air di Indonesia adalah tanaman yang berasal dari negara-negara Asia Selatan dan Tenggara.

Di beberapa negara, tanaman ini digunakan sebagai ramuan obat tradisional. Tanaman ini memang memberikan banyak manfaat kesehatan dan juga bisa dikonsumsi.

Daun dan bijinya bisa dimakan, terutama daun dan tunas muda yang bisa dimasak, sedang bijinya bisa dimakan mentah atau matang.

Di Filipina, daun yang dihaluskan dapat digunakan sebagai tapal untuk menyembuhkan bisul.

Di Malaysia, daun pacar air digunakan sebagai perban untuk kuku yang patah dan robek.

Di Cina, biji yang digiling digunakan untuk ramuan bagi orang yang bekerja keras seharian.

Di Amerika Serikat, penggunaan gulma permata yang paling umum adalah mengobati ruam.

Di beberapa bagian Asia, bunga digunakan sebagai pengganti henna dan pencelupan kuku jari.

Loading...

Bunganya digunakan untuk mengobati sakit akibat gigitan ular, sakit pinggang, dan neuralgia interkostal.

Benihnya bisa dijadikan obat pada pengobatan kanker. Daunnya bisa dimanfaatkan sebagai pengobatan untuk kutil.

Akar dan daunnya bisa digunakan untuk benda yang tidak sengaja tertelan, misalnya koin atau logam lain, bahkan duri ikan.

Pacar air bisa juga digunakan sebagai pewarna yang didapat dari bunga dan daunnya.

Untuk meredakan memar, peradangan, nyeri sendi, carbuncles, dismenore, sakit pinggang, dan gigitan ular, sebenarnya cukup menggunakan bunga keringnya.

Caranya mudah, cukup mengambil 3 sampai 6 gram biji atau 3 sampai 7 gram dari seluruh bagian tanaman.

Rebus dalam air sampai mendidih kemudian bisa langsung dikonsumsi begitu dingin.

Untuk penggunaan eksternal pada bagian memar atau bagian yang menyakitkan, cukup tanaman segar dan gunakan sebagai perban di daerah yang memar.

Loading...