Heboh Koper Jamaah Haji Bergetar, Saat Dibuka Isinya Mengejutkan

Para pekerja pengangkat koper di Garuda Cargo Bandara Jeddah, Arab Saudi, heboh. Mereka lari tunggang-langgang, ketakutan setelah koper jemaah haji yang baru saja dipindai bergetar dan mengeluarkan bunyi berisik.

“ Koper ini sebenarnya sudah lolos dari x-ray. Saat keluar dari x-ray, pas diangkut petugas ada getaran dari dalam koper,” ujar petugas pengawas Garuda Cargo dari PPIH Daker Airport, Jeddah, Yusuf, Senin 3 September 2018.

Karena merasa curiga, akhirnya petugas pun membongkar koper tersebut untuk memastikan tak ada barang berbahaya di dalamnya. “ Pengawas cargo Garuda minta agar koper dibuka, ternyata di dalamnya ada alat cukur yang saklarnya on,” sambung Yusuf.

Alat cukur elektrik memang tidak masuk dalam kategori barang terlarang di dalam koper. Menurut Yusuf, alat cukur tersebut kemungkinan sudah dalam posisi off saat dimasukkan ke dalam koper.

Namun saat berada di dalam koper saklarnya bergeser ke posisi on. “ Sedangkan alat cukurnya yang menggunakan baterai charging,” imbuh dia.

Setelah tahu sumber getaran dan bunyi mencurigakan itu, sesuai kesepakatan dengan petugas Garuda alat cukur dapat dimasukkan kembali ke dalam koper.

Loading...

“ Alat cukur kami matikan posisi off dengan lakban. Insya Allah tidak bergeser lagi saat koper diturunkan,” ujar Yusuf.

‘Milik Keluarga Raja Salman’

Kejadian unik terkait koper jemaah juga ramai di media sosial para petugas haji. Salah satu koper jemaah ditulis MASIH FAMILY DENGAN RAJA SALMAN, TAS HARUS LOLOS. Meskipun tulisan itu tidak serius tapi banyak menarik perhatian orang.

Ada lagi jemaah asal kloter 18 Surabaya yang nekat membawa air zamzam dengan cara tidak lazim. Jerigen kecil berisi zamzam dia ikat di paha dan kaki dengan lakban. Untuk mengelabuhi petugas dia memakai gamis panjang yang menutup sampai mata kaki.

Di lengan atas tangan kanan kiri juga diikatkan botol zamzam. Dengan berkalung surban besar nyaris aksinya tidak diketahui petugas.

Saat jemaah berjalan memang terlihat aneh. Setelah ditanya kondisi kesehatannya oleh petugas, dia mengaku baik-baik saja. Ketika berjalan terlihat jelas ada benda menggantung di kaki dan ternyata zamzam.

Botol di lengan akhirnya juga ketahuan petugas. Ada-ada saja perilaku jemaah untuk membawa zamzam lebih dari Arab Saudi.

Loading...