Ditegur Karena Tak Mau Antre, Oknum TNI Malah Tendang Perempuan Penjaga SPBU, Ini Foto dan Videonya

Video CCTV detik-detik oknum TNI menendang karyawan perempuan sebuah SPBU di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang beredar di Media Sosial.

Video ini pertama kali diunggah pemilik akun Facebook Lian Juntac.

Video tersebut sudah dibagikan oleh 12.476 pengguna Facebook dan 464 komentar.

Lian Juntac juga turut mengungah sebuah kartu anggota TNI yang melakukan pemukulan tersebut.

Dalam kartu anggota tersebut, nama oknum TNI tersebut bernama Kopda Dodi Samudra Efendi.

Bertugas di Kodim 0212/Tapanuli Selatan.

“TOLONG VIRALKAN… DETIK DETIK OKNUM TNI TENDANG KARYAWAN SPBU… APAKAH TNI DI AJARKAN SEPERTI INI… BUAT MALU NKRI…LOKASI KEJADIAN : SPBU TANJUNG MORAWA MEDAN,” tulis Lian Juntac dalam unggahannya.

Dalam video tersebut tampak seorang pria naik sepeda motor bernomor polisi khas TNI, datang ke SPBU.

Kemudian petugas SPBU yang bertugas pun meminta sepeda motor tersebut supaya mengisi bensin di tempat khusus sepeda motor.

Istri TNI yang diboceng pun tidak terima dan mendatangi petugas SPBU tersebut.

Sempat terjadi cekcok, dan perempuan tersebut hendak memukul petugas SPBU yang juga perempuan.

Namun petugas SPBU tersebut menghindar dengan meninggalkan perempuan tersebut.

Perempuan tersebut pun terlihat marah dan mencoba mengejar, bahkan juga melempar petugas SPBU tersebut.

Pertengkaran kata-kata pun terjadi dalam SPBU tersebut.

“BERMULA KETIKA SEORANG OKNUM TNI DI SURUH ANTRI OLEH PETUGAS SPBU, KARNA TEMPAT PENGISIAN DI JALUR MOBIL,, TIDAK TERIMA DI SURUH ANTRI ISTRINYA TERSEBUT MARAH2,” tulis Lian Juntac untuk menjelaskan apa penyebab peristiwa tersebut.

Loading...

Tak lama kemudian, dalam video, oknum TNI tersebut tiba-tiba bereaksi dengan menerjang petugas SPBU wanita tersebut dengan kakinya, hingga terjungkal.

Petugas SPBU tersebut mencoba melawan sekuat tenaga, namun dia tetap dihajar si oknum TNI.

Melihat wanita tersebut dihajar Oknum TNI, orang-orang yang di SPBU langsung membatu petugas SPBU. Ada yang melerai dan ada yang memukul oknum TNI tersebut.

Hingga akhirnya si Oknum TNI bisa diamankan.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) I/BB Letkol Inf Roy Sinaga membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi.

Simak videonya dibawah ini:

“Sesuai aturan semua anggota TNI sama dengan masyarakat umum dan tidak dibeda-bedakankan. Dan apabila melanggar aturan akan dikenai sanksi.” kata Roy Sinaga, Kamis (23/8/2018).

Saat ini pihaknya sedang mempelajari permasalahan tersebut.

Selain itu, dirinya atas nama Kodam I/BB juga memohon maaf atas tindakan dan ulah oknum anggota tersebut dan juga berharap kejadian tersebut tidak terulang.

“Saya meminta maaf atas nama Kodam I/BB dan saya juga berharap hendaknya masyarakat juga dapat berkata-kata yanh sopan dalam menegur seseorang terlebih para pengusaha penjual jasa,” ucapnya.

Untuk oknum tersebut, pihak Kodam I/BB akan memeriksa kebenaran yang terjadi.

Loading...