Ansor Banser Jepara Minta Pengajian UAS Harus Pasang Bendera Merah Putih dan Nyanyikan Indonesia Raya

Rencana kehadiran dai kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) di Jepara, Jawa Tengah, disikapi serius Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Organ sayap pemuda Nahdlatul Ulama (NU) itu mencium kegiatan UAS di Jepara terkait kepentingan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang sudah dibubarkan oleh pemerintah.

“GP Ansor meminta kepada Polri secara tegas dan ekstra untuk memonitor roadshow UAS dan mencegah terjadinya konsolidasi eks HTI, tidak boleh ada atribut, kampanye, yel-yel, bendera dan lain sebagainya yang berkaitan dengan HTI,” demikian pernyataan sikap PC GP Ansor Kabupaten Jepara yang diterima redaksi, Rabu (29/8).

Sebaliknya, GP Ansor Jepara meminta Polri memastikan ada bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam kegiatan di Pondok Pesantren Alhusna Mayong yang akan dihadiri UAS pada 1 September 2018 itu.

Loading...

GP Ansor menilai UAS hanya dijadikan domplengan oleh HTI. GP Ansor berpandangan UAS dicatut untuk menarik massa dan memenuhi kepentingan politik mereka sebagaimana yang dilakukan eks HTI terhadap banyak nama ulama Ahlussunnah Wal Jammah alias (Aswaja) lainnya.

“GP Ansor secara tegas tidak akan memberikan ruang kepada eks HTI merongrong NKRI. Gerakan HTI sangat berbahaya dari sisi agama, dan negara. GP Ansor tetap berkomitmen menjaga kondusifitas daerah dari berbagai ideologi yang merongrong keutuhan NKRI,” demikian surat pernyataan sikap yang dikeluarkan tanggal 21 Agustus 2018 dan ditandatangani Syamsul Anwar selaku ketua dan Kusdiyanto selaku sekretaris PC GP Ansor Jepara.

Loading...